Pengaruh Anonimitas Terhadap Online Self-Disclosure dengan Jenis Kelamin Sebagai Moderator pada Generasi Z Pengguna Aplikasi X
DOI:
https://doi.org/10.62260/causalita.v3i1.416Keywords:
anonimitas, online self disclosure, generasi z, Jenis Kelamin, aplikasi xAbstract
Generasi Z merupakan kelompok yang tumbuh dalam era digital dan aktif menggunakan media sosial untuk berkomunikasi serta mengekspresikan diri. Aplikasi X menjadi salah satu platform yang digunakan dan memungkinkan penggunanya untuk berbagi pemikiran dan emosi, terutama melalui akun anonim yang memberikan rasa aman dalam melakukan online self-disclosure. Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis pengaruh anonimitas terhadap online self-disclosure pada generasi Z pengguna aplikasi X, dengan jenis kelamin sebagai variabel moderator. Metode penelitian yang digunakan yakni kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada 355 responden yang memenuhi kriteria penelitian menggunakan dua skala yakni skala Resived Self-Disclosure milik Leung (2002) untuk variabel online self-disclosure dan skala Perceived Anonymity (PA) yang dikembangkan oleh Hite et al (2014) untuk variabel anonimitas. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan moderated regression analysis (MRA). Penelitian mendapatkan hasil yakni tidak terdapat pengaruh signifikan antara anonimitas terhadap online self-disclosure. Selain itu, jenis kelamin tidak memoderasi hubungan antara anonimitas dan online self-disclosure. Meskipun demikian, jenis kelamin ditemukan sebagai variabel prediktor yang memengaruhi tingkat keterbukaan diri secara daring. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembang aplikasi dan praktisi kesehatan mental dalam memahami pola keterbukaan diri generasi Z di media sosial.
References
Amalina, A. F. (2019). Hubungan interaksi sosial dengan keterbukaan diri (self disclosure) pada media sosial (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Clark-Gordon, C. V., Bowman, N. D., Goodboy, A. K., & Wright, A. (2019). Anonymity and Online Self-Disclosure: A Meta-Analysis. Communication Reports, 32(2), 98–111. https://doi.org/10.1080/08934215.2019.1607516
Chairunnisa. (2018). Pengaruh kesadaran diri dan anonimitas terhadap keterbukaan diri pengguna Media Sosial (Bachelor's thesis, http://repository. uinjkt. ac. id/dspace/submit).
Dewi, A. P., & Delliana, S. (2020). Self-disclosure Generasi Z Di Twitter. Ekspresi Dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 62–69. https://doi.org/10.33822/jep.v3i1.1526
DeVito, J. A. (2016). The interpersonal communication book (14th ed.). Pearson.
Ma, X., Hancock, J., & Naaman, M. (2016). Anonymity, intimacy and self-disclosure in social media. Conference on Human Factors in Computing Systems, 3857–3869. https://doi.org/10.1145/2858036.2858414
Maghfiroh, L. N., & Muhammad, A. H. (2024). The Relationship Between Self-Disclosure and Anonymity in Online Social Media Users. Journal of Social and Industrial Psychology, 12(1).
Magno, C., Cuason, S., & Figueroa, C. (1998). The development of the self-disclosure scale. De La Salle University-Manila.
Muhsin, 160901039 (2024) Perbedaan Self Disclosure Ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Siswa Man 3 Banda Aceh. (Thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh).
Putra, Y. S. (2016). Theoritical review: Teori perbedaan generasi. Among Makarti, 9(18), 123–134. https://doi.org/10.52353/ama.v9i2.142
Putra, Z. A. (2023). Pengaruh kepercayaan dan anonimitas terhadap keterbukaan diri pengguna twitter pada dewasa awal. (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Jakarta).
Peddinti, S. T., Ross, K. W., & Cappos, J. (2017). User anonymity on Twitter. IEEE Security and Privacy, 15(3), 84–87. https://doi.org/10.1109/MSP.2017.74
Rini, L. N., & Manalu, R. (2020). Memahami penggunaan dan motivasi akun anonim Instagram di kalangan remaja. Interaksi Online, 9(1), 85–97. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/29570
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alyawati Zhefira Putri, Farah Aulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



