Peran Guru Dalam Menangani Gangguan Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) Pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD): Kajian Pustaka

Authors

  • Adinda Ramadhani Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Negeri Padang
  • Dwi Cahya Ramadhanti Program Psikologi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.62260/causalita.v3i1.470

Keywords:

peran guru , keterlambatan bicara, anak usia dini, Autism Spectrum Disorder (ASD), pendidikan inklusif, intervensi komunikasi

Abstract

Keterlambatan bicara (speech delay) merupakan salah satu tantangan utama yang sering dialami oleh anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), yang berdampak pada kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan perkembangan akademik mereka. Guru memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan bahasa anak ASD, terutama di lingkungan pendidikan formal dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran guru dalam menangani speech delay pada anak dengan ASD, mendeskripsikan strategi intervensi yang digunakan, menganalisis tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi praktis guna meningkatkan kompetensi guru. Studi ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 18 artikel ilmiah terbitan 2014–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator pembelajaran, perancang strategi komunikasi, mediator interaksi sosial, serta kolaborator dengan orang tua dan tenaga profesional lainnya. Strategi yang digunakan mencakup penggunaan media visual, permainan edukatif, komunikasi augmentatif, modifikasi lingkungan belajar, dan pendekatan individual sesuai kebutuhan anak. Tantangan yang dihadapi guru meliputi keterbatasan pengetahuan, kurangnya pelatihan, dan keterbatasan sarana pendukung. Oleh karena itu, penting bagi sekolah untuk memberikan pelatihan berkelanjutan kepada guru dan menyediakan dukungan yang memadai. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program pelatihan guru dan kebijakan pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak ASD.

References

Adawiah, S., & Yuliantika, W. (2024). Peran guru dalam menangani AUD yang mengalami gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) di PAUDQU Al Falah. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 3(1), 57-68. https://ejournal.alfarabi.ac.id/index.php/jos/article/view/316.

Aini, Q., & Alifia, P. (2022). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun di RA An-Nuur Subang. Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur'an, 1(1), 8-17.

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). American Psychiatric Publishing.

Arifin, A. W., & Pauweni, A. J. (2019). Peran Guru terhadap Aspek Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jambura Early Childhood Education Journal, 1(2), 37-45. https://ejournal-fip-ung.ac.id/ojs/index.php/jecej/article/view/57.

Brignell, A., Chenausky, K. V., Song, H., Zhu, J., Suo, C., & Morgan, A. T. (2018). Communication interventions for autism spectrum disorder in minimally verbal children. Cochrane Database of Systematic Reviews, (11).

Cui, M., Ni, Q., & Wang, Q. (2023). Review of intervention methods for language and communication disorders in children with autism spectrum disorders. PeerJ, 11, e15735.

Hidayah, N. (2020). Peran Guru Pendidikan Khusus dalam Penanganan Anak dengan Keterlambatan Bicara.Skripsi. Universitas Lambung Mangkurat.

Istiqlal, A. N. (2021). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun. Preschool: Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 206- 216.

Jones, L., & Miller, H. (2019). The Role of Teachers in Early Detection of Speech Delay. International journal of special education, 28(3), 45-58.

Kasari, C., Brady, N., Lord, C., & Tager‐Flusberg, H. (2013). Assessing the minimally verbal

school‐aged child with autism spectrum disorder. Autism Research, 6(6), 479-493.

Mariam, M., & Rahayu, W. W. (2024). Peran Guru dalam Menangani Anak yang Mengalami Gangguan Keterlambatan Bicara (Speech Delay). Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 3(2), 225-234.

https://ejournal.alfarabi.ac.id/index.php/jos/article/view/433.

Maulidini, N. Peran Guru dalam Menangani Anak Speech Delay di TKS Bina Cendekia Pamulang (Bachelor's thesis, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/81850.

Pramesta, M. R., & Setiawan, H. (2023). Peran Guru Dalam Membantu Perkembangan Bahasa Anak Yang Sedang Mengalami Gangguan Berbicara (Spech Delay). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(17), 481-488. http://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/6452.

Qin, L., Wang, H., Ning, W., Cui, M., & Wang, Q. (2024). New advances in the diagnosis and treatment of autism spectrum disorders. European Journal of Medical Research, 29(1), 322.

Tager-Flusberg, H., Rogers, S., Cooper, J., Landa, R., Lord, C., Paul, R., & Yoder, P. (2009).

Defining spoken language benchmarks and selecting measures of expressive language development for young children with autism spectrum disorders.

Tarshis, N., Rodriguez, B. G., & Seijo, R. M. (2007). Therapeutic approaches to speech and language disorders in early childhood. Pediatric annals, 36(8), 471-477.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes (Vol. 86). Harvard university press.

Wendelken, M. E., & Williams, D. L. (2023). Is Research on Augmentative and Alternative Communication Intervention With Children With Autism Spectrum Disorder Reflected in the Clinical Practice of Speech-Language Pathologists?. Perspectives of the ASHA Special Interest Groups, 8(6), 1432-1455.

Zwaigenbaum, L., Bryson, S., & Garon, N. (2013). Early identification of autism spectrum disorders. Behavioural brain research, 251, 133-146.

Downloads

Published

2025-07-14