Gambaran Regulasi Emosi pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)

Authors

  • Annisa Ramadhani Universitas Negeri Padang
  • Cindi Pradhita Universitas Negeri Padang
  • Rocha Zjia Rahmadani Universitas Negeri Padang
  • Farhan Lauhil Athallah Universitas Negeri Padang
  • Rahmadianti Aulia5 Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.62260/causalita.v3i4.610

Keywords:

anak berkebutuhan khusus (ABK), guru SLB, regulasi emosi

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran regulasi emosi pada guru sekolah luar biasa (SLB) Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini merupakan guru SLB Autisma YPPA Padang sebanayk 3 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi sangat penting bagi guru SLB dalam menghadapi tantangan mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK). Faktor-faktor yang mempengaruhi regulasi emosi meliputi kondisi siswa, pengalaman mengajar, dukungan sosial, dan kepribadian guru. Guru SLB menggunakan strategi seperti situation selection, situation modification, attentional deployment, cognitve change dan response modulation. Dampak positif dari regulasi emosi yang baik termasuk peningkatan efektivitas pembelajaran, kesejahteraan guru, dan hubungan yang harmonis dengan siswa.

References

Agasni, A. A., & Indrawati, E. S. (2015). Kecerdasan Spritual dengan Regulasi Emosi pada Mahasiswa Program Pendidikan Sederhana Sarjana Kedokteran. Jurnal Empati, 4(1), 23-27.

ARIYANI, M., & NISSA, S. Z. (2016). Regulasi Emosi Pada Guru Ditinjau Dari Status Pernikahan. JPPP - Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 5(2), 91–99. https://doi.org/10.21009/jppp.052.06

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Gross, J., J. (1998). The Emerging Field of Emotion Regulation: An Integrative Review. Review of General Psychology, 2(3), 271-299.

Karaben, G. A., & Kustanti, E. R. (2020). Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial Guru di SLB Negeri Semarang. Jurnal Empati, 9(4), 294-299.

Nansi, D., & Utami, F. T. (2016). Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Perilaku Disiplin Santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. PSIKIS: Jurnal Psikologi Islami, 2(1), 16-28.

Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan Fenomenologi Dalam Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4445-4451.

Nirmala, A. P., & Hikmah, F. (2022). Hubungan Stres Kerja dan Beban Kerja dengan Kecerdasan Emosi Guru SLB di Kabupaten Batang. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(4), 657-663.

Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Solo: Cakra Books.

Nurhaliza, N. S., Dewi, R., & Iramadhani, D. (2023). Regulasi Emosi Pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Non-Pendidikan Luar Biasa (Non-PLB). INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(1), 37-44.

Orb, A., Eisenhauer, L., & Wynaden, D. (2001). Ethics in qualitative research. Journal of Nursing Scholarship, 33(1), 93-96.

Rahmadhony, S. (2020). Efektivitas Pelatihan Regulasi Emosi untuk Menurunkan Perilaku Bullying pada Siswa SMP. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 12(2), 169 - 178.

Romadhani, D., & Imanti, V. (2022). REGULASI EMOSI GURU DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) AUTIS HARMONY SURAKARTA (Doctoral dissertation, UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA).

Rubiani, A., & Sembiring, S. M. (2018). Perbedaan Regulasi Emosi pada Remaja Ditinjau dari Faktor Usia di Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Swasta Amir Hamzah Medan. Jurnal Diversita, 4(2), 99-108.

Rusmaladewi, Indah, D. R., Kamala, I., & Anggraini, H. (2020). Regulasi Emosi pada Mahasiswa Selama Proses Pembelajaran Daring di Program Studi PG-PAUD FKIP UPR. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi Pintar Harati, 16(2), 33-46.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulistiani, I., & Nugraheni, N. (2023). Makna Guru Sebagai Peranan Penting Dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Citra Pendidikan, 3(4), 1261-1268.

Sunardi & Sunaryo. (2007) Intervensi Dini Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Shisilia, S. G., & Oktaviana, M. (2024). Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Subjective Well-Being pada Guru SLB. Journal on Education, 6(4), 21576-21588.

Thompson, R. A. (1994). Emotion Regulation: A Theme in Search of Definition. Monographs of the Society for Research in Child Development, 59(2-3), 250-283. Wahyuningsih, S., Yusuf, A., Rismayati, R., & Setiakarnawijaya, Y. (2016). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Luar Biasa. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus

Wulandari, R., & Hidayah, N. (2018). Analisis Strategi Regulasi Emosi Cognitive Reappraisal untuk Menurunkan Perilaku Cyberbullying. Indonesian Journal of Educational Counseling, 2(2), 143-150.

Downloads

Published

2026-05-10