PERILAKU AGRESIF PENGENDARA MOTOR DI KOTA BUKITTINGGI DITINJAU DARI USIA DAN JENIS KELAMIN
DOI:
https://doi.org/10.62260/intrend.v1i2.133Keywords:
Agresifitas, pengendara motor, perilaku agresifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan perilaku agresif pengendara motor di kota Bukittinggi. Agresifitas merupakan konstrak pada penelitian ini. Pengendara dengan usia produktif masuk dalam usia milenial cenderung lebih agresif daripada usia dewasa karena memiliki kecenderungan pamerkan kemampuan namun tidak dibarengi dengan keahlian dalam berkendara yang baik dan benar. Perilaku mengemudi yang agresif sering dipandang sebagai pola perilaku sosial yang disfungsional yang menimbulkan berbagai risiko serius terhadap keselamatan. Penelitian ini dilakukan di kota Bukittinggi. Responden pada penelitian ini yaitu 153 orang pengendara motor di kota Bukittinggi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian komparatif. Analisis data dilakukan dengan analisis kompratif dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai signifikansi dalam penelitian ini didapatkan sebesar 0.000<0,05 (p<0,05), yang berarti H1 diterima sedangkan H0 ditolak. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan perilaku agresif pengendara motor di Kota Bukitinggi ditinjau dari jenis kelamin.
References
Adimas. (2016). Hubungan Strategy Emotion Focused Coping Dan Aggresive Driving Pada Remaja. Universitas Muhammadiyah Malang. . Malang.
Aviyah, Evi, dan Muhammad Farid. (2014).’’Religiusitas, Kontorl Diri dan Kenakalan Remaja.’’ Persona: Jurnal Psikologi Indonesia 3 (02).
Bagaskara, S. (2017). Perbandingan Perilaku Mengemudi Berisiko Antara Pengemudi Mobil dan Pengedara Sepeda Motor dan Kaitannya dengan Faktor-Faktor Kepribadian. Jurnal Transportasi, 17.
Gicquel, L. O. (2017). Description Of Various factors Contributing To Traffic Accidents In Youth And Measures Proposed To Alleviate Recurrance. . Frontiers In Psychiatry .
Guritnaningsih, A. S. (2013). The Influence Of Number Passengers An Music Gendre On Driving Speed Of Young Adult Angkot Drivers. Traffic Psychology and Behavior , 18, 1-10.
Gicquel, L., Ordonneau, P., Blot, E., Toill.on, C., Ingrand, P., & Romo, L. (2017). Description of various factors contributing to traffic accidents in youth and measures proposed to alleviate recurrence. Frontiers in psychiatry, 8, 94.
Ghufron, M.N & Risnawita, R.S. (2012). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz.
Herawati. (2014). Karakteristik dan Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia Tahun 2012. Warta Penelitian Perhubungan, 26(3).
Harder, K. A., Kinney, T. A., & Bloomfield, J. R. (2008).Psychological and roadway correlates of aggressive driving.Skipsi Center for Human Factors Systems Research and Design University of Minnesota
Harris, P. V. (2014). The Prosocial And Aggressive Driving Inventory (PADI):A Self-Report Measure Of Safe And Unsafe Driving Behaviors. Accident Analysis & Prevention , 1-8.
Herani, I. J. (2017). Perilaku Berkendara Agresif Para Pengguna Kendaraan Bermotor Dikota Malang. Mediapsi , 3(2), 29-38.
Houston, J. H. (2003). The Agressive Driving Behavior Scale: Developing Self-Report Measure Of Unsafe Driviing Pratices. North American Journal Of Psychology , 269-278.
Hutomo. (2016). Kecederungan Agresivitas Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Siswa SMP di Semarang. Jurnal Empati , 5 (4), 776-779.
http:// surabya.tribunnews.com/2014/09/01/tiap-bulan-4000-unit-motor-baru-masuk-kota-malang pada tanggal 27 Maret 2018.
Kurniawan, M.W., & Nugroho, I.P.(2021). Peran Self Control terhadap Perilaku Aggressive Driving Pengguna Sepeda Motor. Psycho Idea, 19.
Marsaid. (2013). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian KecelakaanLalu Lintas Pada Pengendara Sepeda Motor di Wilayah Polres Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Keperawatan , 1(2).
Nugroho, I. (2021). Peran Self Kontrol Terhadap Perilaku Aggressive Driving Pengguna Sepeda Motor. Psycho Idea , 19.
Perepjolkina, V. R. (2011). Drivers Age Gender, Driving Experience, and Aggressiveness As Predictors Of Aggressive Driving Behavior. Journal Of Pedagogy And Psychology ''Signum Temporis'' , 4(1), 62-72.
Riadi, S. &. (2015). Luka Korban Kecelakan Lalu Lintas Yang dilakukan Pemeriksanaan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Andalas , 4(2).
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. Alfabeta.
Sugiyono. (2013). Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif. Bandung. Alfabeta.
Saucan, D.S., Micle, M.I., Popa, C., & Oancea, G. (2012). Violence and aggressiveness in traffic. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 33, 343–347.
Tasca.Leo. (2000). A Review Of The Literature On Aggressive Driving Research (Papers). Canada: http://www.aggressive.drivers.com/papers/tasca.pdf.
Utami. (2010). Hubungan Persepsi Resiko Kecelakaan Dengan Aggressive Driving Pada Pengemudi Motor Remaja. Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah. Jakarta.
Y., H. (2014). Analysis Of Risky Aggressive Driving Behaviors Among Adult Iowans. Thesis Of Civil Engineering Lowa State University.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 In Trend : International Journal of Trends in Global Psychological Science and Education

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



